Sabtu, 19 Maret 2011

Mengenal Makanan Khas Madura

Mengenal Makanan Khas Madura

Madura. Pulau seluas 4.250 kilometer persegi di sebelah timur laut Pulau Jawa ini, menyimpan kekayaan kuliner yang tidak kalah dari daerah-daerah lain di Indonesia. Jika diminta menyebutkan makanan khas Madura, kita pasti akan menyebut soto dan sate.

Sebenarnya, makanan khas Madura bukan hanya soto dan sate. Di Madura, kita dapat menjumpai makanan unik lain yang jarang ditemui di daerah lain, seperti nasi jagung dan kaldu soto.

Soto Madura

Soto madura menggunakan bahan dasar daging sapi, telur rebus, tauge, dan kentang goreng. Adapun bumbu kuahnya terdiri atas bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, kemiri, jeruk purut, dan garam.

Soto madura disajikan dengan taburan daun bawang, daun seledri, dan bawang goreng. Untuk pelengkap, soto dihidangkan dengan sambal dan irisan jeruk nipis.

Di Sumenep, soto disajikan dengan singkong rebus. Soto unik ini memakai tauge goreng, bihun, bawang daun, bawang goreng, daging sapi, dan usus sapi. Soto sumenep disajikan dengan bumbu kacang yang dibuat dari kacang, petis, dan pisang muda, yang diulek hingga halus.

Lain lagi di Pamekasan. Soto pamekasan berbahan kentang rebus, perkedel kentang, dan tauge, yang diguyur kuah kaldu bening berbumbu merica dan bawang putih. Soto sumenep dihidangkan dengan taburan bawang goreng dan daun seledri. Sebagai pelengkap, soto dimakan dengan lontong, rempeyek, dan bakwan jagung.

Sementara itu, di Bangkalan, selain daging sapi, kadang soto memakai bahan daging ayam atau jeroan. Soto bangkalan disajikan dengan taburan kentang goreng. Untuk kuahnya, ada dua jenis, yakni kuah bening dan kuah kuning.

Nasi Jagung

Kondisi tanah dan iklim Madura sangat cocok untuk tanaman jagung. Rasa jagung yang ditanam di Madura, konon, lebih enak dibanding jagung dari daerah lain. Sebagian masyarakat Madura, bahkan, menggunakan jagung sebagai makanan pokok.

Jika Anda bekunjung ke Madura, penjual nasi jagung dapat dengan mudah ditemui di pasar-pasar tradisional. Biasanya, penjual nasi jagung membawa dagangannya dalam bakul bambu.

Nasi jagung madura tentu saja dibuat dari beras jagung dengan campuran sedikit beras putih biasa. Nasi jagung terasa sedap karena disajikan hangat di atas wadah dari daun pisang. Nasi jagung cukup menyehatkan karena dilengkapi urap sayur-sayuran segar, berupa taoge dan kacang panjang.

Selain urap, pilihan lainnya adalah sayur lodeh. Untuk lauknya, tersedia pepes tongkol dan tempe bumbu bali. Nasi jagung makin terasa sedap jika dimakan dengan sambal.

Kaldu Soto (Kalsot)

Kaldu soto atau biasa disebut kalsot merupakan makanan unik yang mungkin hanya bisa ditemui di Madura. Tampilannya mirip bubur kacang ijo karena kaldu soto menggunakan bahan utama kacang hijau.

Meski sama-sama berbahan baku kacang hijau, rasa kaldu soto tentu berbeda dengan bubur kacang ijo. Kaldu soto berasa asin dengan aroma daging yang kuat karena menggunakan kikil sapi.

Selain itu, kaldu soto berbumbu rempah-rempah sehingga terasa gurih. Kaldu soto makin terasa sedap dengan taburan bawang merah dan seledri. Jika menyukai rasa pedas, kaldu soto dapat ditambah sambal.

Sate Lalat

Sate madura bagi kita mungkin sudah biasa. Di setiap kota di Indonesia, hampir bisa dipastikan selalu ada warung sate madura. Namun, pernahkah Anda mencoba sate lalat?

Sate lalat atau di Madura disebut sate laler, tentu bukan sate yang dibuat dari bahan lalat. Seperti sate-sate yang lain, sate lalat dibuat dari daging kambing atau ayam. Namun, daging kambing atau ayam tersebut dipotong kecil-kecil sebelum ditusuk dan dibakar sehingga disebut sate lalat.

Proses pembakaran sate lalat tidak terlalu lama karena potongan yang kecil membuat daging sate lebih cepat matang. Rasa sate lalat tidak berbeda jauh dengan sate lainnya, tetapi bumbunya terasa lebih meresap. Sate lalat disajikan dengan bumbu kacang, sambal, dan kecap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar